Perkembangan Teknologi Akuntansi - Pengaruh Revolusi Industri 4.0 Pada Profesi Akuntan - PERKEMBANGAN TEKNOLOGI 2 | TECHNOLOGY

Breaking

Selasa, 16 April 2019

Perkembangan Teknologi Akuntansi - Pengaruh Revolusi Industri 4.0 Pada Profesi Akuntan

Pengaruh Revolusi Industri 4.0 Pada Profesi Akuntan


Akuntan mempunyai tantangan tersendiri dalam mewujudkan jiwa entrepreneurship muda Indonesia. Di era milenial, kendala tersebut semakin dinamis. Akuntan dituntut mempunyai kompetensi yang mumpuni baik teknis akuntansi maupun teknologi yang mengiringi pertumbuhan akuntansi dunia. 

Hal tersebut terungkap dalam Seminar Nasional Akuntansi yang diadakan oleh Hima Aksa, Prodi Akuntansi Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Minggu (7/4/2019).

Rektor Unusa, Achmad Jazidie mengatakan, seorang akuntan mesti akrab dengan teknologi informasi. Akuntan mesti mengetahui big data yang menyimpan tidak sedikit informasi, tidak saja data finansial namun pun data non keuangan. 
"Seorang Akuntan dituntut tidak melulu mempunyai ketrampilan merangkai laporan keuangan, tetapi harus pandai merancang dan meneliti data finansial dan non keuangan," ungkapnya.

Jazidie mengatakan, revolusi industri 4.0 bakal mempunyai pengaruh besar terhadap profesi akuntansi. "Semua prodi di Unusa jangan buta teknologi informasi, terutama Prodi Akuntansi mesti melek teknologi informasi" tegasnya.

Seminar di Tower Unusa Lantai 3 ini dibuntuti oleh ratusan mahasiswa baik dari dalam maupun luar Unusa. "Tercatat lebih dari seratus mahasiwa yang mengekor acara ini, 75 mahasiswa non unusa, dan 95 mahasiswa unusa" ungkap Ketua Panitia, Nurul Miftahul Ulumiah, mahasiwa Akuntansi Unusa. 

Acara ini sangat urgen untuk diselenggarakan, sebab sudah menjadi keperluan mahasiswa akuntansi di era milenial. Unusa terus berupaya menyiapkan infrastruktur berbasis teknologi informasi. Proses pembelajaran di Unusa didorong guna memanfaatkan IT. 

Unusa membekali mahasiswa dengan e-Sorogan yang bermanfaat sebagai tools pembelajaran. Belended learning dipilih sebagai cara pembelajaran yang cocok dengan era revolusi industri dengan memadukan cara pembelajaran secara offline dan online.

Dosen Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Roza Mulyadi, SE, Ak, M.Akt, CA, CIBA, ACPA, CSRS sebagai responden kesatu mengucapkan makna akuntan di era milenial. Dengan sarat semangat dosen yang pun ketua IAI Banten itu memotivasi peserta seminar supaya terus berusaha menjadi akuntan profesional yang tidak ketinggalan zaman.

Yusak Anshori, Dekan FEB paling memberi apresiasi terhadap seminar nasional ini. "Bila perlu masing-masing tahun, Hima Aksa mesti menyelenggarakan acara serupa," ungkap Yusak Anshori.

Yusak mengungkapkan ketika ini telah mulai tidak sedikit usaha mikro, kecil dan menengah yang memerlukan akuntan. Akuntan di era milenial memadukan kebuuhan bisnis dengan teknik pendaftaran yang benar berbasis teknologi. 

Keputusan bisnis dapat dengan cepat dan akurat disajikan oleh akuntan. Kedepan mahsiswa akuntansi Unusa diinginkan mampu mengetahui teknik akuntansi dan bisa mememnuhi keperluan industri terhadap laporan kuntansi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar