Perkembangan Teknologi Canggih - Perkembangan IoT via Family Hub di Sokong Oleh Samsung - PERKEMBANGAN TEKNOLOGI 2 | TECHNOLOGY

Breaking

Selasa, 09 April 2019

Perkembangan Teknologi Canggih - Perkembangan IoT via Family Hub di Sokong Oleh Samsung


Perkembangan IoT via Family Hub di Sokong Oleh Samsung




Perkembangan teknologi ke arah perlengkapan terhubung atau IoT semakin susah dijelakan, termasuk berkat tingkat adopsi internet yang kian bertambah pesat, termasuk di negara berkembang laksana Indonesia.

Perkembangan IoT ini turut dominan  pada perlengkapan yang umum ditemukan di lokasi tinggal tangga, termasuk kulkas. Setelah televisi cerdas, Samsung pun merambah ke lemari pendingin atau kulkas dan menenggelamkan teknologi IoT pada perlengkapan ini.

“Saat ini, kulkas sudah berubah dan lebih menjadi perangkat penghubung family atau Family Hub. Kehadiran familiy hub ini memungkinkan anggota family berbagi momen dengan teknik yang personal,” ujar Head of Digital Appliances Southeast Asia & Oceania Daren Tay.

Selain faedah kulkas pada lazimnya dengan sebanyak peningkatan, Samsung turut menjadikan kulkas Family Hub ini sebagai pusat kendali dari ekosistem perlengkapan terhubung (IoT) yang dikembangkannya.

Telah terdapat di perlengkapan yang dikenalkan pada tahun sebelumnya, Samsung mengklaim Family Hub terbarunya lebih baik dari generasi sebelumnya. Family Hub pada kulkas ini didukung oleh teknologi kecerdasan produksi (AI), dianggap berkemampuan mempelajari dan menyesuaikan penataan dengan perilaku konsumen.

Di samping itu, Family Hub menjadi kendali utama serta tempat pusat komunikasi guna seluruh perlengkapan cerdas brand  Samsung, termasuk TV, mesin, cuci, sistem CCTV dan sebagainya. Family Hub pun berkemampuan guna menampilkan software pihak ketiga di layar sentuhnya secara mulus dari ponsel Galaxy, tanpa butuh menjalankan software Smart View.

Pemilihan perlengkapan lemari pendingin sebagai tempat pembenaman Family Hub dinamakan Digital Appliance Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia Michael Adi Suhanto, atas dasar pertimbangan bahwa perlengkapan ini mempunyai tingkat interaksi tinggi salah satu anggota familiy.

Melalui Family Hub ini, konsumen bakal dapat menghubungkan perlengkapan rumah tangga berteknologi IoT ke kulkas konsumen dapat menggiatkan atau menonaktifkannya via perintah suara untuk Hub berkat sokongan Bixby.

Meskipun demikian, Samsung menyatakan belum mengejar waktu yang tepat untuk menggondol kulkas dengan teknologi ini ke pasar Indonesia. Hingga ketika ini, lanjut Michael, Samsung masih mengerjakan riset untuk menilai segmen konsumen yang cocok dengan perlengkapan ini.

Ekosistem penyokong teknologi ini di Indonesia dinamakan Samsung belum siap secara penuh, sampai-sampai fitur nantinya tidak bisa dimanfaatkan secara maksimal. Meskipun demikian, lemari pendingin dengan Family Hub sudah dijual Samsung di Singapura.

Namun, Samsung akan menggondol jajaran lemari pendingin seri RS-5000 ke Indonesia. Seri RS-5000 akan muncul dengan sokongan fitur Space Max, memungkinkan ruang kompartemen kulkas ini dianggap tiga kali lebih luas bila dikomparasikan dengan perlengkapan lain di kelasnya, serta fitur bertema Flex Zone ruang eksklusif dengan keterampilan menyesuaikan suhu dengan isi kompartemen.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar