Perkembangan Teknologi - Daya Saing Industri Diangkat Oleh Teknologi Digital - PERKEMBANGAN TEKNOLOGI 2 | TECHNOLOGY

Breaking

Senin, 29 April 2019

Perkembangan Teknologi - Daya Saing Industri Diangkat Oleh Teknologi Digital

Daya Saing Industri Diangkat Oleh Teknologi Digital



Perkembangan Teknologi Digital - CEO Lippo Karawaci John Riady menuturkan, peradaban teknologi digital mesti dimanfaatkan guna mengusung daya saing industri. Saat ini, peran teknologi digital paling penting, sebab zaman telah berubah ke arah yang lebih modern.

“Teknologi digital telah memajukan sebanyak sektor industri, mulai dari transportasi, fintech, sampai ritel,” ujar John dalam diskusi Digital Industry yang diselenggarakan APEC Business Advisory Council (ABAC) 2019 di Jakarta, Selasa (23/4). Pada acara itu, John menjadi moderator.

John menuturkan, andai industri telah berdaya saing, akan menyerahkan manfaat untuk ekonomi dan pembuatan lapangan kerja. "Perkembangan dunia digital paling terasa dan mesti dimanfaatkan," ujar dia.

Perkembangan digital yang sangat terasa, kata dia, ialah di sektor pembayaran. Saat ini, pembayatan mulai menuju digital, seiring timbulnya pemain fintech dan jasa angkutan transportasi online. Angel investor pun mulai hadir untuk menyerahkan dana untuk perusahaan rintisan (startup) yang menggeluti bisnis itu.

Dana yang dikucurkan, kata dia, menjangkau miliaran dolar AS dengan destinasi untuk menyokong daya saing industri. Tidak heran tidak sedikit sekali startup yang mulai masuk ke Indonesia dan mengembangkan bisnisnya.

Sementara itu, Ketua ABAC Indonesia Anindya Bakrie menuturkan, dunia digital tidak jarang kali berubah dan berevolusi. Setiap negara mendukung peradaban digital dan menyerahkan kesempatan untuk industri supaya memanfaatkan pertumbuhan digital. Kehadiran Grab, OVO ialah beberapa misal perkembangan digital yang mengolah industri. Kemajuan digital tersebut pun sudah diterima konsumen.

Anindya mengungkapkan, inklusi finansial menjadi ulasan penting untuk negara APEC. Indonesia telah mempunyai modal besar guna menjadi pendorong inklusi finansial di dunia dengan pertumbuhan teknologi digital. Industri finansial seperti OVO dan Gopay telah menjadi misal nyata pertumbuhan ekonomi digital

“Kehadiran OVO dan sejenisnya dapat membuat industri finansial digital Indonesia maju sampai 30%,” ujar dia.

Dia menegaskan, ABAC adalah forum pemimpin bisnis di semua sektor ekonomi Asia Pasifik yang membahas tidak sedikit isu. Pada tahun ini, Indonesia menjadi tuan lokasi tinggal dan isu yang dibicarakan lebih kepada peradaban digital dalam menolong industri.

Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, peradaban digital di Indonesia luar biasa. Ini tampak pada maraknya kehadiran fintech.

“Dalam lima tahun ke depan, akan muncul pemain fintech baru yang memeriahkan pasar keuangan. Pemain fintech pun menghadirkan promo menarik untuk konsumen dan dapat membuat industri lebih bernilai tambah. Mandiri pun selalu menghadirkan inovasi dalam finansial digital,” ujar dia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar