Perkembangan Teknologi di Indonesia - Bukan CCTV melainkan VSaaS - PERKEMBANGAN TEKNOLOGI 2 | TECHNOLOGY

Breaking

Sabtu, 06 April 2019

Perkembangan Teknologi di Indonesia - Bukan CCTV melainkan VSaaS

Perkembangan Teknologi di Indonesia - 
Bukan CCTV melainkan VSaaS


https://fieda-blog.blogspot.com/


Perkembangan Teknologi di Indonesia |  Bukan CCTV melainkan VSaaS - Industri kamera pengawas (video surveillance) global berubah dengan cepat. Pertumbuhan pasar untuk perlengkapan kamera pengawas konvensional kian lambat, sementara pasar layanan serupa (video surveillance as a service) tumbuh dengan pesat.

Perkembangan teknologi kepintaran buatan, komputasi awan, internet of things, dan cybersecurity turut mengolah lanskap industri keamanan kamera video pengawas secara global.

Menurutnya, Asia adalah pasar terbesar untuk industri ini, dengan nilai pasar menjangkau US$660 juta pada 2018, diikuti oleh Amerika sebesar US$378juta, dan Eropa, Timur Tengah, dan Afrika sebesar US$36 juta.

Data IHS Markit mengindikasikan pasar kamera video pengawas (video surveillance) Tanah Air diproyeksi tumbuh di kisaran 11,6% per tahun, atau di atas rata-rata perkembangan tahunan pasar global sebesar 7,5% dalam rentang waktu 2017 hingga 2022.

Tommy menyatakan, pasar global guna kamera video pengawas pada 2017 senilai US$16,8 miliar, dan berpotensi tumbuh hingga mencapai US$24,1 miliar pada 2022.

Ditilik dari kawasannya, China menjadi pasar terbesar dengan nilai US$7,3 miliar pada 2017 atau menyumbang 44% dari pasar global, dibuntuti oleh Amerika sebesar US$4,1 miliar, Eropa, Timur Tengah dan Afrika senilai US$2,9 miliar dan Asia sebesar US$2,5 miliar.

“Sejumlah negara di Asia mempunyai pertumbuhan pasar yang mengesankan seperti India 12,7%, Vietnam 11,1%, Indonesia 11,6% dan Thailand 9,7% didorong karena pertumbuhan ekonomi dan investasi yang besar di bidang infrastruktur,” ujarnya.

Dia menyatakan, dengan sekian banyak  teknologi pelengkap yang terhubung dengan internet, VSaaS tak hanya bermanfaat untuk keamanan seperti menggali pelaku kejahatan, tetapi pun mempunyai nilai tambah untuk menambah bisnis pelaku usaha terutama di bidang logistik, kemasyarakatan, dan ritel.

Di bidang kemasyarakatan, misalnya, VSaaS dapat meneliti data pelat kendaraan bermotor, kunjungan lalu lintas, sampai mendeteksi potensi kebakaran, sedangkan di bidang ritel dapat menolong menganalisis profil dan kebiasaan melakukan pembelian barang pembeli, sampai-sampai pelaku usaha dapat menciptakan promosi yang lebih efektif.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar