Perkembangan Teknologi Digital - Google Cloud Region Membuka Sejuta Peluang Startup - PERKEMBANGAN TEKNOLOGI 2 | TECHNOLOGY

Breaking

Kamis, 18 April 2019

Perkembangan Teknologi Digital - Google Cloud Region Membuka Sejuta Peluang Startup

Google Cloud Region Membuka Sejuta Peluang Startup



Google Cloud membuka berjuta-juta peluang permulaan - Pada Konferensi Google Cloud NEXT '19 di San Francisco pada hari Rabu, 10 April 2019, Google mengumumkan bahwa mereka akan memperluas bisnis di seluruh dunia, termasuk di Asia dengan bekerja pada investasi infrastruktur dan konektivitas.

Selain tersebut Google pun akan memperluas layanan Google Cloud Region ke Indonesia dengan mengambil tempat di Jakarta. Google Cloud Region bakal mulai terdapat pada semester kesatu 2020.
Dengan hadirnya Cloud Region di Jakarta, sekian banyak  startup dan perusahaan di seluruh Indonesia dapat beroleh guna dari data dan workload mereka yang berbasis cloud namun mempunyai latency rendah dan berperforma tinggi.

Contoh sejumlah startup yang telah menjalankan workload di Google Cloud ialah Go-Jek, Tokopedia, Tiket.com, Traveloka, dan pelanggan dari kalangan perusahaan laksana Bluebird, CT Corp, Cineplex 21, dan Samudera.

Tim Synan, Kepala Google Cloud guna Asia Tenggara mengatakan, "Indonesia ialah pusat kekuatan digital dan di antara pasar Google Cloud yang tumbuh sangat cepat di Asia Tenggara. Kami telah menyaksikan momentum bisnis dan pelanggan yang signifikan di Indonesia dalam 6-12 bulan terakhir. Kami yakin bahwa cloud region baru di Jakarta bakal membuka lebih tidak sedikit peluang untuk sekian banyak  perusahaan dan startup. Mereka juga dapat memanfaatkan sekian banyak  alat di Google Cloud untuk menjangkau skala yang lebih besar, penghasilan yang lebih tinggi, dan efisiensi biaya."

Berkaca pada keberhasilan di Seoul dan Salt Lake City

Wilayah Google Cloud terus diperluas. Sebelumnya, Google membuka layanan tersebut du 15 distrik baru dan 45 zona di 13 negara dalam masa-masa tiga tahun. Sebelum itu, Google meningkatkan infrastruktur teknologi komputasi awan di dua wilayah, yaitu di Seoul Korea Selatan dan di Salt Lake City, Amerika Serikat.

Perluasan distrik yang termasuk masif tersebut dilaksanakan untuk menyokong pengembangan bisnis Google secara global.

Dengan eksistensi Google Cloud di Seoul, sekian banyak  perusahaan teknologi mendapatkan guna dari workload dan data berbasis cloud. Contohnya Netmarble. Perusahaan gim terbesar di Korea Selatan tersebut memakai Google Cloud guna mengembangkan gim baru dan mengelola infrastruktur.

Tak hanya Netmarble, perusahaan teknologi ternama asal Korea Selatan laksana Samsung, TMON, dan LG CNS beroleh guna yang serupa. Google bahkan menyinggung LG CNS menghemat jutaan dolar masing-masing tahun sebab menggunakan Google Cloud untuk mengecek lini manufaktur via AI.

Sementara itu, , latar belakang pembangunan infrastruktur di Salt Lake City ialah untuk menyasar pelanggan Google Cloud yang berada lokasi Silicon Slopes.

Wakil Presiden PayPal Dan Tournian menuliskan bahwa pertumbuhan bisnisnya di Silicon Slopes terbilang cepat. Oleh sebab itu, infrastruktur di wilayah tersebut harus dikembangkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar