Perkembangan Teknologi Elektronika - Pengembangan Pendingin Ruangan Gunakan Teknologi Nanoe - PERKEMBANGAN TEKNOLOGI 2 | TECHNOLOGY

Breaking

Kamis, 11 April 2019

Perkembangan Teknologi Elektronika - Pengembangan Pendingin Ruangan Gunakan Teknologi Nanoe

Pengembangan Pendingin Ruangan Gunakan Teknologi Nanoe



Kebutuhan manusia ternyata tak melulu soal mengkonsumsi makanan dan air untuk tubuh dan hidup yang lebih sehat. Manusia justeru sebenarnya lebih memerlukan udara untuk dikonsumsi dari pada makanan dan air.

Indonesia disoroti secara global sebagai negara yang mempunyai kualitas udara yang buruk. Udara buruk khususnya ada di kota-kota besar seperti Jakarta. Pemerintah juga menyoroti dengan serius persoalan kualitas udara ini.

Sebagai brand  besar, Panasonic menyerahkan solusi yang ditambahkan sebagai fitur produk pendingin ruangannya. Product General Manager Air Conditioner Marketing PT Panasonic Gobel Indonesia, Heribertus Ronny menuliskan produk baru pendingin ruangan Panasonic dilengkapi dengan pertumbuhan teknologi Nanoe.

“Nanoe ialah teknologi mengolah partikel air ke dalam ukuran nano meter secara elektrostalis,” kata Ronny di acara Regional Partner Conference di Jakarta Pusat, Selasa (9/4).

Dia menyatakan pengembangan teknologi nanoe terbagi atas tiga pada produknya. Jenis nanoe kesatu ialah nanoe, kedua ialah nanoe-G, dan terakhir nanoe-X. Masing-masing memiliki keunggulan untuk menyerahkan penyegaran udara dalam suatu ruangan.

Nanoe dapat menetralisir bakteri dan bau hingga 480 miliar OH radical per detik. Sementara, teknologi nanoe-D bermanfaat menghilangkan debu dengan menetralisasi hingga tiga triliun ion negatif.

Selanjutnya teknologi nanoe-X dapat menetralisir sejumlah 4,8 triliun OH Radicals per detik. Teknologi ini memiliki keterampilan deodorizer yakni sebagai penghilang bau dan pun melumpuhkan virus dan bakteri.

Produk pendingin ruangan dengan teknologi nanoe ini kemudian dianggap Ronny sebagai pendingin ruangan 2in1. Pendingin ruangan tersebut tak hanya bermanfaat menghasilkan udara yang sejuk tetapi juga dapat menyegarkan udara menjadi berkualitas.

“Dan ini mempunyai fitur yang keseharian yang tanpa mesti mengobarkan pendinginnya, tapi melulu penyegar udaranya. Ini melulu memakan listrik sejumlah 25 watt atau setara satu lampu di rumah,” jelas dia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar