Perkembangan Teknologi - Inspirasi Perjuangan Wanita di Dunia Digital - PERKEMBANGAN TEKNOLOGI 2 | TECHNOLOGY

Breaking

Selasa, 23 April 2019

Perkembangan Teknologi - Inspirasi Perjuangan Wanita di Dunia Digital

Inspirasi Perjuangan Wanita di Dunia Digital



Perkembangan dunia digital semakin besar dan memerlukan lebih banyak wanita untuk memungut peran aktif di dunia ini. Menyambut Hari Kartini pada 21 April menjadi desakan dan ilham untuk semua wanita Indonesia supaya terus berusaha di dunia masing-masing.

Tokopedia sebagai brand  e-commerce ternama di Indonesia menceritakan sejumlah kisah berisi inspirasi dan perjuangan semua wanita di dunia digital dalam rangka Hari Kartini 2019. Kisah-kisah berisi inspirasi ini dapat menjadi desakan untuk semua wanita Indonesia supaya berani memungut peran besar di dunia digital.

Clarissa Jane Amadea, sebagai Culture & Engagement Specialist di Tokopedia, mengisahkan mengenai empiris untuk terbit dari zona nyaman.

“Pekerjaan saya ketika ini memang melenceng jauh dari jurusan saat kuliah. Tapi malah saya belajar tidak sedikit dari seluruh bidang yang pernah saya jalani,” tutur Clarissa atau Icha.

Pesan yang hendak Icha sampaikan ialah untuk tidak fobia mencoba sekian banyak  divisi dalam sebuah kegiatan sampai akhirnya mengejar pekerjaan yang memang cocok dengan minat. Hal ini menjadi sebuah hal yang urgen di dunia digital yang terus berkembang.

Di samping mencoba sekian banyak  hal untuk mengejar minat dalam pekerjaan, wanita pun harus berani mengindikasikan keterampilan. Sebagai Senior Communication dan Service Culture Tokopedia, Siska Indah Pratiwi sadar bahwa perempuan dan lelaki harus sama-sama berdikari dan tidak bergantung pada orang lain. Konsistensi dan banting tulang menjadi kunci urgen untuk semua wanita yang bekerja di dunia digital.

“Sama sekali tidak terdapat yang tidak dapat kita lakukan. Kita jauh lebih powerful dalam tidak sedikit hal daripada pria. Secara emosional, mental, dan biasanya fisik,” jelas Siska.

Wanita pun tidak boleh fobia dengan stereotip yang ada tentang dunia teknologi. “Kini sudah tidak sedikit perempuan yang menjadi pemimpin di sekian banyak  kalangan profesional, khususnya di bidang teknologi. Stereotip dari masyarakat bahwa teknologi didominasi oleh pria tersebut tidak benar,” tutur Senior Digital Business Development Tokopedia, Rininta Syahrir.

Rininta menjelaskan bila wanita juga dapat sukses di dunia digital, bahkan menjadi pemimpin yang baik. Namun, perlu dikenang kalau menjadi seorang pemimpin bukan berarti mesti memungut alih kegiatan seseorang ketika mereka tidak menggarap sesuatu.

Pemimpin yang baik mesti dapat membagi tugas dan tanggung jawab serta mendorong tim guna mempunyai tujuan yang sama. Itulah tips Rininta untuk semua wanita yang hendak menjadi pemimpin di dunia digital.

Terakhir, wanita pun tidak boleh fobia gagal ketika bekerja di dunia digital. Melissa Siska Juminto, Chief Operating Officer Tokopedia, menjelaskan bila kegagalan dapat menjadi desakan untuk jadi lebih baik lagi. Karena itu, perempuan yang masuk ke dunia digital mesti berani guna bangkit kembali sesudah gagal.

“Menjadi wanita tidaklah mudah, anda harus terus melawan kedudukan quo. Apapun yang orang katakan, anda harus pantang menyerah untuk menyerahkan yang terbaik supaya apa yang anda cita-citakan tercapai,” jelas Melissa.

Walaupun menghadapi tidak sedikit tantangan, Melissa percaya bila wanita dapat mempunyai peran besar di dunia digital.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar