Perkembangan Teknologi - Perkembangan Teknologi Bawa Model Bisnis Berubah - PERKEMBANGAN TEKNOLOGI 2 | TECHNOLOGY

Breaking

Jumat, 26 April 2019

Perkembangan Teknologi - Perkembangan Teknologi Bawa Model Bisnis Berubah

Perkembangan Teknologi Bawa Model Bisnis Berubah


Perkembangan teknologi di sektor ekonomi dewasa ini semakin cepat. Sejak dua dasawarsa terakhir sudah bertransformasi menjadi ekonomi digital yang berperan penting dalam mendorong perekonomian kota bahkan negara.

Maka itu, pemerintah pun membina Palapa Ring yang masuk sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN). Palapa Ring adalahproyek infrastruktur TIK berupa pembanuntukn jaringan serat optik sepanjang 12.148 km di semua wilayah Indonesia.

Pelaksanaan pembanuntuknnya seperti, Skema Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) yang terdiri dari Palapa Ring Barat, Tengah, dan Timur tersebar di 57 Ibukota Kota Kabupaten (IKK). Skema Non-KPBU di 457+3 IKK.

"Hingga Maret 2019, Palapa Ring Barat, Tengah, dan Non-KPBU sudah beroperasi. Sementara progres Paket Timur ialah 94,6 persen dan menyisakan interkoneksi di wilayah laut distrik Maluku dan Papua unsur tengah," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution ketika menjadi Keynote Speaker pada acara Smart Citizen Day 2019 di Jakarta, Kamis (28/3/2019) lalu.

Dia berharap, Palapa Ring bisa memacu perkembangan dan pemerataan pembanuntukan sosial ekonomi khususnya di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) melewati penyediaan internet berkecepatan tinggi (broadband) yang berkualitas, aman, dan terjangkau. Berdasarkan keterangan dari Darmin, pengembangan TIK menjadi di antara infrastruktur yang bisa menunjang konektivitas dan pun sebagai ruang pembuatan ekonomi sampai-sampai membuka sekian banyak  kesempatan.

"Pertama, menjadi katalis untuk pertumbuhan sekian banyak  platform bisnis. Nilai kapitalisasi 10 perusahaan platform teratas ketika ini lebih tinggi daripada perusahaan konvensional dan dijangkau dalam periode masa-masa yang lebih singkat," ujarnya. Lalu, lanjutnya, membuka kesempatan usaha.

Perkembangan digital sudah mengubah sekian banyak  bisnis model, salah satunya sharing economy yang dapat menambah nilai ekonomi dengan pemanfaatan aset secara bersama. Kemudian, menambah kesejahteraan.

Aplikasi on-demand services laksana Go-jek, berkontribusi dalam menambah kesejahteraan masyarakat (driver, UKM, dan petani), dan inklusivitas keuangan. Lebih lanjut, ia menjelaskan, pemanfaatan TIK pun dapat membawa perubahan untuk kegiatan ekonomi di perdesaan, dan pada akhirnya bisa mendorong inklusivitas.

“Saat ini telah tidak sedikit platform yang mengupayakan mendorong sektor agrikultur di perdesaan untuk memanfaatkan teknologi digital. Seperti software Regopantes untuk sektor pertanian dan software Aruna untuk sektor perikanan,” terangnya.

Platform-platform itu berupaya mencukur rantai penyaluran yang panjang untuk menambah efisiensi dan membuka kesempatan yang lebih luas untuk para petani dan nelayan melewati pemanfaatan digital. Terdapat pula software fintech yang konsentrasi untuk menyerahkan akses keuangan untuk petani, seperti software Crowde.

"Dampak dari pemanfaatan teknologi di sektor agri ini tidak melulu dapat menambah kesejahteraan petani dan nelayan. Tapi pun pelayanan yang optimal untuk konsumen melewati produk yang segar dan harga yang kompetitif," ujarnya.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menambahkan, andai membangun dan memberi kemudahan ekonomi digital di Indonesia tidaklah mudah.

Bahkan, perusahan teknologi ketika ini tidak perlu menggali atau memperkerjakan orang dari luar negeri. "Anak Indonesia telah bagus. Tinggal pemerintah menyiapkan fasilitasnya," ujarnya untuk wartawan.

Sehingga, melewati proyek pembanuntukn jaringan Palapa Ring ini, diharapkan dapat menyatukan kabupaten dan kota dengan jaringan internet yang cepat. "Diharapkan tersambung pertengahan tahun ini. Kemudian anda bangun talenta untuk perkuat ekosistem," janjinya.

Sedangkan Kepala Divisi Layanan TI Badan Aksesbilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian Kominfo RI Yulis Widyo Marfiah yang mengatakan, andai ada sejumlah daerah belum menyokong akes internet. Sehingga ia yakin proyek Palapa Ring ini andai selesai dapat menghubungkan semua daerah.

"Proyek yang memakan dana triliunan rupiah ini dapat disebut dengan istilah tol langit," ujarnya untuk wartawan. Harapan sesudah palapa ring tersambung, ini dapat menjadi penghasilan negara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar