Perkembangan teknologi saat ini - Perkembangan Teknologi Guna Usaha Generasi Milenial - PERKEMBANGAN TEKNOLOGI 2 | TECHNOLOGY

Breaking

Kamis, 04 April 2019

Perkembangan teknologi saat ini - Perkembangan Teknologi Guna Usaha Generasi Milenial

Perkembangan teknologi saat ini - 
Perkembangan Teknologi Guna Usaha Generasi Milenial



Perkembangan teknologi saat ini -  tak selalu dilihat sebagai tantangan. Bagi generasi milenial, perkembangan teknologi justru seharusnya dilihat  sebagai kesempatan untuk berwirausaha. Karena perkembangan teknologi informasi dan akses  dunia maya saat ini merubah gaya hidup,  cara kerja berbisnis dan ekonomi secara signifikan.

https://fieda-blog.blogspot.com/
Seminar Nasional Perkembangan Teknologi 4.0

Hal  tersebut dibongkar oleh Wimboh Santoso, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ketika memberikan sambutan dalam acara Seminar Nasional di Hotel Swissbell-in Solo pada Selasa (2/4/2019). Acara digelar atas kerja sama Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, OJK, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi AAS, dan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI).

"Perkembangan teknologi saat  ini telah tak sanggup ditahan dan sudah merambah ke segala sendi perekonomian. Perkembangan teknologi tak Cuma sebatas sektor nyata, melainkan juga meraba sektor jasa keuangan," jelas Wimboh dalam seminar yang bertema “Tantangan dan Kesempatan Bisnis Bagi Generasi Milenial Era Revolusi Industri 4.0” ungkapnya.

Menurutnya, perkembangan teknologi yang merambah sektor nyata  ialah hal-hal yang sebelumnya tak terpikirkan akan booming saat  ini. Antara lain di sektor transportasi, perusahaan transportasi konvensional menghadapi persaingan dengan transportasi online, yang memberikan kemudahan dan kenyamanan yang lebih baik.

Di sektor ritel, konsumen banyak melakukan pembelian melalui online marketplace, tak hanya  di  warung  fisik dan mall. Pelaku usaha jasa perjalanan/travel bersaing dengan penyedia jasa travel dan ticketing online. Profesi repetitif di pabrik dengan tenaga kerja manusia, sekarang makin banyak digantikan mesin.

Perkembangan teknologi di sektor jasa keuangan bisa dilihat dari jasa layanan perbankan konvensional yang mulai beralih ke digital banking  via mobile atau online banking. Investasi secara online bisa dilakukan melalui smartphone. Perusahaan sekuritas menawarkan produk online trading untuk investasi dan jual beli saham. Investasi di reksadana lebih mudah dengan adanya online marketplace. Bahkan pemerintah menjual  Saving Bonds Ritel/ SBR, contohnya seri SBR006 via online.

Di sektor asuransi, penjualan jasa layanan asuransi telah mudah dan jamak dijalankan dengan online marketplace. Beberapa perusahaan asuransi telah memudahkan proses klaim dengan memanfaatkan teknologi seperti capture and upload.  Pinjam-meminjam online yang akhir-akhir ini ramai dan berkembang pesat juga sudah memberikan berbagai sumber pembiayaan bagi masyarakat dan mendukung  inklusi.

Uang elektronik juga berkembang pesat  saat  ini. Penyedia jasa uang elektronik swasta seperti GoPay, Ovo, dan Dana, bersaing  dengan LinkAja milik BUMN, serta uang elektronik milik bank swasta lain. Ke depan malah fiat money yang diketahui saat ini sangat mungkin digantikan oleh Central Bank Digital Currency yang tengah dalam kajian Bank Indonesia.

Kata Wimboh, perkembangan teknologi mempunyai beberapa karakteristik antara lain pelaksanaan bisnis yang lebih akurat, waktu penyampaian informasi menjadi lebih cepat, dan jangkauan bisnis kian luas dan tidak terhalang waktu.

"hal ini bila dimanfaatkan tentu menunjang pertumbuhan ekonomi, menyediakan lapangan pekerjaan baru, mendukung  pengentasan kemiskinan, dan meningkatkan financial inclusion serta memperluas akses modal bagi UMKM," paparnya.

Optimisme tersebut bukan tanpa alasan, karena dia menilai keadaan itu ditunjang modalitas yang baik.  Antara lain sebanyak 45 juta orang di Indonesia terkategori sebagai middle class yang bersifat consuming class; Indonesia akan langsung  merasakan masa bonus demografi/ demographic dividend; dan seluruh pengguna dunia maya di Indonesia mencapai 150 juta pengguna atau tumbuh 13 persen yoy dengan penetrasi melebihi 56 persen.

Untuk itu, pihaknya melalui seminar semacam ini, mau menggugah generasi milenial untuk bisa memanfaatkan karakteristik dan modalitas tersebut. Sehingga generasi muda bisa berperan dalam mendukung  perekonomian dan mengentaskan kemiskinan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar