Perkembangan Teknologi - Uber dan Airbus Ikut Serta dalam Pengembangan Mobil Terbang Jepang - PERKEMBANGAN TEKNOLOGI 2 | TECHNOLOGY

Breaking

Selasa, 30 April 2019

Perkembangan Teknologi - Uber dan Airbus Ikut Serta dalam Pengembangan Mobil Terbang Jepang

Uber dan Airbus Ikut Serta dalam Pengembangan Mobil Terbang Jepang


Perkembangan Teknologi Kendaraan - Mempercepat realisasi mobil terbang, Jepang mengikutsertakan Uber Technologies Inc. dan Boeing Co. ke dalam kumpulan kerja pengembangan teknologi baru tersebut.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) Jepang mengatakan kumpulan kerja ini terdiri dari 21 perusahaan dan organisasi, tergolong Airbus SE, NEC Corp, ANA Holdings Inc., Japan Airlines Co., dan Yamato Holdings Co. 

"Mereka akan menolong menyusun peta jalan tahun ini. Pemerintah Jepang bakal memberikan sokongan yang tepat untuk menolong mewujudkan konsep mobil terbang, seperti penciptaan aturan yang bisa diterima," demikian dikatakan Kemendag Jepang seperti dikutip Bloomberg, Jumat (24/8/2018).

Pemerintah Negeri Sakura menyatakan telah menyaksikan urgensi pada teknologi pesawat dan menyimpulkan untuk memfasilitasinya dengan undang-undang serta infrastruktur untuk menolong pengembangannya.

Meski demikian, Jepang tidak memungkiri bahwa realisasi mobil terbang bakal memakan masa-masa yang lumayan panjang. Pasalnya, proyek laksana ini butuh mendapat persetujuan dari sejumlah regulator. 

“Penting untuk pemerintah guna memimpin dan berkoordinasi dalam memutuskan standar keamanan,” kata peneliti Japan Aviation Management Research Yasuo Hashimoto.

Di beda pihak, Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang Hiroshige Seko menjelaskan mobil terbang bisa meredakan macet kemudian lintas perkotaan, menolong transportasi di pulau-pulau terasing atau wilayah pegunungan pada ketika bencana, dan dapat dipakai dalam industri pariwisata.

Dia menilai pesawat kecil tidak lagi fiksi ilmiah. Apalagi, di tengah maraknya perusahaan-perusahaan Jepang yang mengikuti rekan-rekan global mereka dalam kendaraan listrik dan mobil otonom.

Uber disebut akan menginvestasikan 20 juta euro sekitar lima tahun ke depan guna mengembangkan layanan mobil terbang di kemudahan baru perusahaan di Paris, Prancis dan telah memutuskan tujuan untuk mengawali operasi komersial dari bisnis taksi udara pada 2023.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar