Perkembangan Teknologi China - Kenapa Mayarakat di China Gemar Kerja '996'? - PERKEMBANGAN TEKNOLOGI 2 | TECHNOLOGY

Breaking

Jumat, 10 Mei 2019

Perkembangan Teknologi China - Kenapa Mayarakat di China Gemar Kerja '996'?

Kenapa Mayarakat di China Gemar Kerja '996'?


Ilustrasi. Foto: Gettyimages

Perkembangan Teknologi China - Bekerja dari jam 9 pagi hingga jam 9 malam sekitar 6 hari seminggu atau "996" memang spektakuler berat. Itu barangkali yang menyebabkannya jadi ulasan panas di China belum lama ini walau telah biasa dilakukan. Namun meski tidak sedikit protes, agaknya kebiasaan itu tetap sulit hilang.

Berdasarkan keterangan dari Rebecca Fannin, pemodal ventura di Silicon Dragon Ventures, sistem kerja 996 ialah salah satu upaya China dalam memburu perkembangan ekonomi negara barat. 

"Gap antara pertumbuhan ekonomi China dan Amerika Serikat menciptakan jam kerja panjang sebab mereka hendak mengejar negara Barat dan mulai mendahului di sejumlah sektor. Pendiri perusahaan China tak dapat malas," tulisnya dalam kolom di Forbes"Ada terlalu tidak sedikit pekerjaan mesti diselesaikan. Dari apa yang saya lihat dan saksikan di Beijing, Shanghai, dan Shenzen, mudah menyaksikan entrepreneur China bekerja 10-10-7 atau 12 jam masing-masing hari seminggu," tandasnya.

Memang terdapat argumen bahwa bekerja terlampau keras dapat merusak kreativitas dan kesehatan. Badan yang lebih sehat barangkali lebih produktif. Apalagi generasi milenial China mulai membiasakan gaya hidup sehat. 

"Tapi kebiasaan 996 tidak bakal lenyap. China terlampau termotivasi guna sukses. Ekonomi teknologi tumbuh terlampau cepat, persaingan terlalu brutal dan kesempatan terlalu luas di China guna bermalas-malasan," papar dia.

Para dedengkot teknologi berhasil generasi kesatu laksana Robin Li pendiri Baidu, Pony Ma, pendiri Tencent, dan Jack Ma pendiri Alibaba, menjadi ilham besar. Jack Ma sendiri ialah pendukung sistem kerja 996. 

"Dalam dasawarsa ke belakang, ekonomi teknologi China sudah menyamai Silicon Valley dalam sejumlah hal yakni venture capital, IPO, model bisnis dan inovasi di sejumlah sektor. Besok anda akan menyaksikan inovasi lagi datang dari China. Ini hanyalah permulaan dan tersebut kenapa China bekerja begitu keras," pungkas Rebecca.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar