Perkembangan Teknologi | Perkembangan Teknologi Negara Korea Selatan - PERKEMBANGAN TEKNOLOGI 2 | TECHNOLOGY

Breaking

Selasa, 21 Mei 2019

Perkembangan Teknologi | Perkembangan Teknologi Negara Korea Selatan

Hasil gambar untuk Deep Learning dan AlphaGo
Google Image : Deep Learning dan AlphaGo


China Sedang Hot-Hotnya Membahas AlphaGo

Perkembangan Teknologi | Sense Time ialah perusahaan kecerdasan produksi (Artificial Intelligence = AI) atau Unicorn AI terbesar di dunia yang didirikan di Hong Kong pada tahun 2014. Mereka memiliki kantor tambahan di Singapura, Jepang, dan Amerika Serikat. Sense Time mempunyai total pembiayaan atau valuasi terbesar dalam industri AI.

Sense Time sudah menjadi platform inovasi tersingkap nasional China guna AI generasi selanjutnya dalam Visi Cerdas. Misalnya, seperti penglihatan buatan, pembelajaran mendalam, pengenalan wajah, deteksi objek, mobil otonom, kota pintar, dll.

Bicara soal AI, ketika ini, Google jadi di antara perusahaan yang begitu aktif berinovasi. Lihat saja produk mereka, mulai dari AlphaGo sampai mobil otonom Waymo. Diketahui, investasi R&D tahunan Google yang 'dibakar' untuk penelitian melebihi USD 12 miliar. 

Sekali lagi, dana sebesar itu dipakai khusus guna riset, bukannya ongkos operasi tahunan perusahaan. Itulah sebabnya, hadir produk-produk teknologi mutakhir macam AlphaGo, Waymo, dan lainnya. 

Pada tahun 2014, Google mau membayar USD 660 juta untuk melakukan pembelian sebuah perusahaan startup kecil, Deep Mind. Perusahaan ini melulu terdiri dari 12 orang dan tanpa terdapat produk nyata apa pun. Namun, Deep Mind memakai deep learning guna bermain game dan catur. Itulah yang menciptakan Google tertarik dan bersedia mengerjakan investasi sedemikian besar, sebab mereka memuliakan teknologi pribumi dan talenta di dalamnya.

Peristiwa urgen pada mula Perang Dingin tersebut lantas berujung pada penciptaan NASA dan kompetisi teknologi luar antariksa antara AS dan Uni Soviet.Bicara soal AI, ketika ini, Google jadi di antara perusahaan yang begitu aktif berinovasi. Lihat saja produk mereka, mulai dari AlphaGo sampai mobil otonom Waymo. Diketahui, investasi R&D tahunan Google yang 'dibakar' untuk penelitian melebihi USD 12 miliar. 

Sekali lagi, dana sebesar itu dipakai khusus guna riset, bukannya ongkos operasi tahunan perusahaan. Itulah sebabnya, hadir produk-produk teknologi mutakhir macam AlphaGo, Waymo, dan lainnya. 

Pada tahun 2014, Google mau membayar USD 660 juta untuk melakukan pembelian sebuah perusahaan startup kecil, Deep Mind. Perusahaan ini melulu terdiri dari 12 orang dan tanpa terdapat produk nyata apa pun. 

Namun, Deep Mind memakai deep learning guna bermain game dan catur. Itulah yang menciptakan Google tertarik dan bersedia mengerjakan investasi sedemikian besar, sebab mereka memuliakan teknologi pribumi dan talenta di dalamnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar