Perkembangan Teknologi | Perkembangan Teknologi Web 1.0 Sampai 5.0 - PERKEMBANGAN TEKNOLOGI 2 | TECHNOLOGY

Breaking

Jumat, 31 Mei 2019

Perkembangan Teknologi | Perkembangan Teknologi Web 1.0 Sampai 5.0

Hasil gambar untuk industri kecantikan
Foto: Industri kecantikan Indonesia




Perkembangan Teknologi Iringi Industri Kecantikan Untuk Berkembang

Perkembangan Teknologi | Di zaman canggih ini industrialisasi, teknologi, dan sains berkembang paling pesat. Saat ini, Indonesia tengah menginjak revolusi industri 4.0 atau era digitalisasi yang secara mendasar mengganti kehidupan sosial masyarakat dalam lingkungan dalam negeri hingga mondial.

Era digitalisasi ini membawa perubahan pada teknik hidup, kerja, dan pola hubungan antar manusia dalam aspek kehidupan masyarakat. Didukung dengan peradaban teknologi yang tinggi, dunia digital mengintegrasikan dunia jasmani dan virtual dengan koneksi internet yang menghubungkan ke media sosial. Jaringan sosial ini tumbuh powerful dalam komunitas, menyusun jaringan sosial.


Media sosial membawa atmosfer evolusi dalam kehidupan masyarakat, mengolah perilaku, tuntutan, dan minat. Faktor berikut yang melatarbelakangi terjadinya transformasi terhadap paradigma dan perilaku masyarakat, memunculkan tuntutan, dan membuat tren baru, membawa perubahan dì sekian banyak  bidang industri.

Industri estetika sendiri merasakan perkembangan pesat dengan evolusi yang cepat. Bila disaksikan dari sejumlah tahun ke belakang, mulai tuntutan konsumen bakal hasil perawatan yang instan, wajah v-shape sampai tren anti-aging telah mengecat industri ini. Tahun lalu, kemauan untuk mempunyai tampilan wajah yang lebih baik dan cantik menciptakan beauty transformation menjadi tren yang populer.

Dalam acara "Aesthetic Outlook 2019: The Turn-around paradigm of Beauty 4.0", yang dilangsungkan Miracle Aesthetic Clinic Group, Selasa (12/2/2019), di Jakarta.


Lanny Juniarti, Founder dan President Director Miracle Aesthetic Clinic Group menjabarkan, "Era digital sudah memberi akibat yang besar pada industri estetika secara global. Di industri estetika, gejala tren timbul sebab pengaruh dari pertumbuhan teknologi dan media sosial. Industri 4.0 ini juga menyeret industri estetika menginjak era Beauty 4.0."

Seperti halnya revolusi industri yang berkembang dan merasakan perubahan dari industri 1.0 mengarah ke 4.0, industri kecantikan pun mengalami revolusi. Pada Beauty 1.0, konsep perawatan konsentrasi hanya pada satu dimensi, yakni dokter memakai apa yang dinamakan dengan golden ratio. Sudut pandang dokterlah yang menilai perawatan terbaik untuk pelanggan. 

Kemudian pada Beauty 2.0, masyarakat mengharapkan tampilan wajah dengan perfect look, tetapi tetap mempunyai keaslian, versi terbaik dari dirinya, tidak menjadi diri orang lain. Sedangkan era Beauty 3.0, tuntutan masyarakat makin berkembang. Mereka tidak sekadar hendak menyempurnakan tampilan wajah, tetapi perawatan keelokan dapat menambah rasa percaya diri mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar