Perkembangan Teknologi | Perkembangan Teknologi Jepang - PERKEMBANGAN TEKNOLOGI 2 | TECHNOLOGY

Breaking

Sabtu, 18 Mei 2019

Perkembangan Teknologi | Perkembangan Teknologi Jepang

Gawat! Jepang Bakal Krisis Nomor Telepon 11 Digit
Google Image : Perkembangan Teknologi Jepang


Jepang Mulai Kehabisan Nomor 11 Gigit

Perkembangan Teknologi | Industri telekomunikasi di Jepang diperkirakan akan mengalami krisis. Pemerintah Jepang berencana untuk merilis 10 miliar nomor telepon 14 digit pada tahun 2021, karena khawatir negara itu akan kehabisan nomor telepon 11 digit pada tahun 2022.

Dilansir Telset.id dari Engadget pada Jumat (17/05/2019) adopsi cepat perlengkapan Internet of Things (IoT) menjadi penyebabnya. Pasalnya masing-masing perangkat membutuhkan nomor telepon 11 digit sehingga, semakin lama stok nomor 11 digit menipis.

Di samping itu, peluncuran jaringan 5G di Jepang pada tahun 2020 diduga akan memakai lebih tidak sedikit nomor telepon 11 digit. Proposal dari Kementerian Komunikasi Jepang mengenai nomor 14 digit sudah diterima oleh 3 operator seluler utama yaitu NTT Docomo Inc, KDDI Corp dan SoftBank Corp.

Saat ini nomor 11 digit dibuka dengan angka “090,” “080” dan “070” yang dipakai untuk ponsel di Jepang. Kemudian pada tahun 2017, pemerintah jepang merilis 80 juta nomor 11 digit yang dibuka dengan angka “020” untuk perlengkapan IoT yang nyaris setengahnya sudah dipakai.

Jepang bisa jadi tidak bakal menjadi satu-satunya negara yang menghadapi masalah ini sebab di tahun 2018 jumlah perlengkapan IoT di dunia mendahului jumlah ponsel, sampai-sampai negara yang sedang mengembangkan industri IoT ditebak akan merasakan masalah yang sama.Walaupun begitu Industri IoT sendiri mempunyai potensi ekonomi yang besar untuk suatu negara. 

Sebelumnya Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong pertumbuhan Internet of Things (IoT) di Indonesia. Pasalnya, melewati teknologi tersebut, Indonesia akan bertransformasi menjadi ekosistem bisnis IoT bernilai Rp 444 triliun pada tahun 2022.

Berdasarkan keterangan dari Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kemenperin, R. Janu Suryanto penguatan struktur teknologi digital dibutuhkan dalam upaya implementasi Revolusi Industri 4.0

Indonesia disebutkan mempunyai peluang yang besar guna menjadi ekosistem IoT.“Potensi ini juga dapat dilihat dari jumlah pemakai internet di Tanah Air yang lebih dari 140 juta orang. Intinya, transformasi industri 4.0 ialah kunci berhasil pembangunan Indonesia pada masa mendatang,” ujar Janu di Jakarta, Senin (06/05/2019).





Tidak ada komentar:

Posting Komentar