Perkembangan Teknologi | Perkembangan Teknologi Luar Angkasa - PERKEMBANGAN TEKNOLOGI 2 | TECHNOLOGY

Breaking

Senin, 20 Mei 2019

Perkembangan Teknologi | Perkembangan Teknologi Luar Angkasa

Imajinasi pemukiman luar angkasa ala Jeff Bezos. Foto: Blue Origin
Imajinasi pemukiman luar angkasa ala Jeff Bezos. Foto: Blue Origin


Visi Jeff Bezos Soal Bumi Baru Bebas Bencana 

Perkembangan Teknologi | Bagaimana rasanya hidup di luar angkasa pada masa depan? Tidak begitu jauh dengan di Bumi atau mungkin malah tidak lebih baik.

Pemilik Amazon dan perusahaan luar angkasa Blue Origin tersebut memang memiliki mimpi menaklukkan angkasa dan membina pemukiman insan di sana, semacam Bumi baru meski bentuknya tidak bulat. Ia menyatakan soal struktur di orbit yang akan menampung tidak sedikit manusia dengan sekian banyak  kelebihan.

Ditampilkan pula bagaimana wujud pemukiman tersebut, dengan perkotaan serupa di Bumi, air terjun, pegunungan dan lanskap lainnya. Bentuknya cocok dengan penelitian yang dipimpin profesor Gerard O'Neill pada tahun 1975 yang disponsori NASA."Idenya ialah dunia yang dirakit, berotasi untuk membuat gravitasi tiruan degan kekuatan sentrifugal. Itu ialah struktur paling besar dan setiap menampung sejuta insan atau lebih," papar Bezos yang dilansir detikINET dari CNN.

"Ini ialah koloni luar angkasa yang berbeda. Ada transportasi kecepatan tinggi, lokasi pertanian, perkotaan. Beberapa guna rekreasi. Tidak butuh gravitasinya seluruh sama. Ada yang nol sampai-sampai kalian dapat terbang. Sebagian guna taman nasional," tambah dia.Iklimnya pun bakal ideal, tidak cukup lebih laksana di Hawaii. Sepanjang tahun tidak bakal ada hujan, tidak terdapat badai ataupun bencana lain laksana gempa Bumi.

Untuk ketika ini, ambisi Bezos itu laksana fiksi sains atau justeru mimpi di siang bolong. Biayanya pun paling mahal, teknologinya bukan kepalang. Tapi ia mempercayai akan terwujud di masa depan. "Hal-hal besar dibuka dari yang kecil," sebut Bezos.

Dalam masa-masa dekat, barangkali sekitar tahun 2024, insan diproyeksi kembali tiba ke Bulan. Setelah itu, pertumbuhan teknologi barangkali akan memberi jalan pada hal-hal unik lainnya. Bezos pun telah mengenalkan desain konsep wahana pendarat ke Bulan, yaitu Blue Moon. 

"Ini ialah waktunya pulang ke Bulan, kali ini guna tinggal," sebutnya. Ia juga optimistis luar angkasa akan menciptakan tidak sedikit sekali kesempatan bisnis untuk entrepreneur. Segala macam ambisi ke luar angkasa itu memang mendapat tanggapan skeptis oleh beberapa pengamat. Misalnya, mengapa harus meninggalkan Bumi andai luar angkasa ialah lokasi yang begitu sulit buat kehidupan manusia? 

"Memang Bumi ialah planet terbaik," jawab Bezos. Tapi menurut keterangan dari dia, andai populasi dan konsumsi energi terus berkembang pesat, pada sebuah titik barangkali terjadi sesuatu yang buruk. 

"Kita bakal kehabisan energi di Bumi. Hal tersebut akan terjadi. Jika anda pindah ke alam semesta, guna segala destinasi praktis, anda akan mempunyai sumber daya yang tak terbatas," tandasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar