Perkembangan Teknologi | Perkembangan Teknologi Gojek - PERKEMBANGAN TEKNOLOGI 2 | TECHNOLOGY

Breaking

Rabu, 26 Juni 2019

Perkembangan Teknologi | Perkembangan Teknologi Gojek



IlustrasI Gojek di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan (5/4). Layanan logistik milik GoJek, yakni GoSend, ingin mengembangkan komunitas UMKM binaannya agar dapat meningkatkan skala bisnisnya.

Perkembangan Teknologi - Layanan on demand ekspedisi barang GoSend hendak membantu 10 ribu anggota komunitas binaannya, yaitu Komunitas Laris Manis, yang terdiri dari usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di media sosial (social seller) untuk menambah skala bisnisnya. Head of Logistic Product GoJek Junaidi mengatakan, mula mula perusahaannya menyusun Komunitas Laris Manis sebab tingginya minat pemakaian jasa layanan ekspedisi barang GoSend dari semua social seller di Indonesia. Namun, ia tak mau menjelaskan secara rinci seberapa besar minat mereka terhadap layanan tersebut.

Adapun, GoSend juga bekerjasama bersama software keyboard online Selly guna mempermudah mereka dalam menilai strategi dan target usahanya. “Kami hendak membantu mereka (social seller) supaya kelak bisnis mereka dapat ‘naik kelas’,” ujar Junaidi saat didatangi di Jakarta, Selasa (25/6). Sebelumnya, GoSend dan Selly pun telah menggelar persaingan tahunan bertema ‘Laris Manis guna wilayah Jabodetabek’, yang dibuntuti lebih dari 2 ribu pendaftar. Jumlah peserta tersebut naik lebih dari 200% dari tahun 2017. Rencananya persaingan ini akan diselenggarakan kembali dan cakupannya diperluas. Sehingga ajang ini dapat membantu mempromosikan produk-produk semua social seller untuk mencapai pasar yang lebih luas sampai meningkatkan skala bisnisnya.


Adapun, penelitian McKinsey & Company tahun 2018 mencatat, jumlah total bisnis online di Indonesia sudah meningkat sampai sekitar 4,5 juta pada 2017. Dari jumlah tersebut, selama 99% ialah pengusaha mikro dengan pendapatan tidak cukup dari Rp 300 juta masing-masing tahun dan 50% di antaranya ialah bisnis online tanpa toko fisik. Berkaca dari urusan itu, Junaidi menuliskan bahwa GoJek hendak membantu semua pengusaha UMKM tersebut, terutama para social seller untuk menambah skala bisnisnya. Apalagi, menurutnya ekonomi Indonesia lumayan bergantung dari bisnis yang dijalankan oleh semua UMKM.

Pengembangan Komunitas di 14 Kota Besar di Indonesia Ia melanjutkan, Komunitas Laris Manis dapat menolong para anggota komunitas untuk menambah skala usahanya melewati serangkaian pelatihan bisnis, baik secara online melewati grup Whatsapp maupun secara tatap muka. Komunitas yang disusun pada akhir 2018 ini pun tersingkap untuk umum. Dia menjelaskan sekian banyak  pelatihan yang diserahkan kepada anggota Komunitas Laris Manis merangkum pengembangan bisnis cocok dengan karakter bisnis anggotanya di tiap daerah. Pengembangan komunitas ini akan dilaksanakan secara bertahap di 14 kota besar lainnya di samping Jakarta, yaitu Bali, Medan, Manado, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Palembang, Makassar, Batam, Lampung, Bandung, Solo, Pontianak dan Malang.


Sebagai tahap mula GoJek memilih Jakarta sebagai tempat peresmian Komunitas Laris Manis sebab menurut keterangan dari Junaidi GoJek menyaksikan antusiasme yang paling positif dari semua social seller di Ibu Kota. “Ditambah ketika ini, sudah terdaftar lebih dari ratusan social seller yang secara sah bergabung dalam komunitas Laris Manis di distrik Jabodetabek,” ujarnya, Ia menuliskan bahwa GoJek menargetkan terdapat ribuan UMKM di semua 14 kota tujuannya supaya bisa bergabung di komunitas tersebut, serta program pelatihan komunitas itu akan dilaksanakan dalam jangka panjang sampai-sampai tidak terdapat durasi pertemuan. Product Manager Selly Dharma Utomo mengatakan, dengan adanya wadah komuitas untuk social seller yang terbentuk maka semakin memudahkan mereka guna menilai strategi dan target usahanya.

“Sejalan dengan itu, kami pun terus mengembangkan inovasi produk guna terus mempermudah semua social seller cocok dengan keperluan online shopnya,” ujar Dharma. Ia menjelaskan, Selly merupakan software keyboard yang dilengkapi fitur-fitur untuk menolong para pebisnis online dalam memproses pesanan dari pelanggan melalui software chat. Fitur-fitur itu di antaranya, cek biaya kirim, penciptaan invoice, auto text, sampai mengingatkan pembayaran dari pelanggan.

“Lewat fitur-fitur kami, semua penjual online dapat lebih tepat guna dan mereka dapat tahu bagaimana pertumbuhan bisnisnya dengan teknik yang mudah,” ujarnya. Adapun, program komunitas yang diadakan oleh GoSend dan Selly ini pun didukung oleh program Gojek Wirausaha yang bertujuan untuk menambah skala bisnis semua UMKM di Indonesia, salah satunya lewat ekosistem layanan GoFood.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar