Perkembangan Teknologi | Perkembangan Teknologi Hologram - PERKEMBANGAN TEKNOLOGI 2 | TECHNOLOGY

Breaking

Jumat, 28 Juni 2019

Perkembangan Teknologi | Perkembangan Teknologi Hologram

Gambar terkait


SEKOLAH ROBOT

Sekolah Robot adalah lembaga edukasi yang menunjukkan perhatiannya terhadap pertumbuhan teknologi baru yang innovative laksana halnya robot. Sekolah robot didirikan untuk menolong proses pembelajaran mengenai dunia Robotika, proses pembelajaran dari sekolah robot dapat berupa workshop, ekstra-kurikuler / intra-kurikuler di sekolah atau kursus. sekolah robot pun melayani home schooling guna bidang robotika.

Mengapa harus sekolah robot? Jawabannya karna Sekolah Robot Mempunyai tidak sedikit guna :
1. Merangsang beranggapan sistematis dan terstruktur dalam menuntaskan sebuah masalah.
2. Meningkatkan keterampilan motorik halus pada anak.
3. Meningkatkan ketrampilan Imajinasi dalam mendesain suatu robot, sebab dalam merancang robot butuh kreativitas.
4. Melatih kesabaran dan ketekunan dalam menciptakan suatu projek.
5. Melatih kerjasama dalam kumpulan dan meningkatkan keyakinan diri, menerima dan menghargai pendapat orang beda serta berani mengaku atau memperlihatkan usulan kreatifnya.

Baca juga :


------------------------


Keren, Kini Sirkus Bisa Digantikan dengan Hologram 3D


Salah satu bagian pertunjukan hewan hologram dalam Sirkus Roncalli di Jerman yang menampilkan hologram gajah sedang beratraksi.


Perkembangan Teknologi Hologram | Sebuah kumpulan sirkus di Jerman memperlihatkan pertunjukan tanpa menggunakan fauna dalam atraksi mereka. Pertunjukan sirkus seringkali lekat dengan penampilan atraksi hewan-hewan, laksana kuda, gajah, harimau, dan singa, selain pun menampilkan semua pemain akrobat dan badut. Namun Sirkus Roncalli ini memilih bukan lagi menggunakan fauna sungguhan dalam pertunjukkan mereka. Sebagai gantinya mereka menyajikan atraksi fauna dalam format hologram tiga dimensi. Penggunaan fauna dalam pertunjukkan sirkus pun telah tidak sedikit menuai kritikan dari organisasi penyayang hewan. Demikian pula dengan masyarakat yang mulai menyadari bahwa fauna tidak seharusnya dipaksa tampil dalam sebuah peragaan hiburan.


Hal tersebut tampaknya lumayan dipahami oleh Sirkus Roncalli sampai-sampai mereka menyimpulkan tidak lagi memperlihatkan hewan-hewan sungguhan dalam peragaan mereka. "Walau demikian kita masih bisa pergi ke peragaan Roncalli dan menyaksikan binatang-binatang laksana gajah dan kuda." "Hanya saja kini binatang-binatang tersebut tidak benar-benar nyata, tetapi sebuah hologram," kata Sirkus Roncalli dalam pengakuan mereka, dilansir New York Post.

Perusahaan hiburan sirkus yang berbasis di Jerman tersebut telah secara bertahap meminimalisir penampilan hewan mereka semenjak 2017. Walau demikian pemakaian hologram ialah perkembangan yang masih relatif baru. Sirkus tersebut bekerja sama dengan perusahaan mempunyai nama Bluebox guna pemasangan sistem tampilan holografik. Sebanyak 11 perangkat dipakai untuk memperlihatkan tampilan yang nyaris seperti nyata.


Seorang pengunjung Sirkus Roncalli, Janine Kunze, yang juga dikenal sebagai aktris Jerman, menyambut hologram sebagai pengganti hewan pada pertunjukan sirkus. "Aku merasa bahwa penampilan hologram di awal pertunjukan adalah yang terbaik. Kita bisa mengingat sirkus, terutama Roncalli dengan daya tarik kuda dan anjing." "Saya merasa bahwa menggunakan hologram untuk menyajikan cerita juga merupakan yang paling luar biasa," katanya. Max Schautzer, seorang pembicara keluarga di Jerman, menilai bahwa pertunjukan sirkus saat ini telah memasuki era baru dan pertunjukan sirkus lama sudah mulai usang. "Beginilah bagaimana sirkus bisa tetap hidup," katanya. Tampilan gambar hologram di sirkus memperlihatkan bidikan terhadap permukaan transparan yang mengelilingi arena.

Pada dasarnya tidak jauh bertolak belakang dengan menonton pertunjukkan bioskop, bedanya yang diputar bukan film tetapi hewan-hewan yang beratraksi. Penggunaan teknologi hologram pun menguntungkan untuk sirkus sebab tidak bakal ada risiko fauna terluka sekitar pertunjukan. Selain tersebut penonton dapat merasakan pertunjukan tanpa butuh merasa bersalah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar