Perkembangan Teknologi | Perkembangan Teknologi Handphone Terbaru - PERKEMBANGAN TEKNOLOGI 2 | TECHNOLOGY

Breaking

Rabu, 03 Juli 2019

Perkembangan Teknologi | Perkembangan Teknologi Handphone Terbaru



Gambar terkait

Perkembangan Teknologi Handphone Terbaru | Revolusi industri 4.0 yang dimulai sejak 2011 memasuki babak baru saat ini dengan berkembangnya teknologi robotika, otomasi, kecerdasan buatan, kendaraan otonom, 3D printer,internet of things, augmented reality, virtual reality, danblock chainyang berdampak luas terhadap hidup manusia di seluruh dunia. 

Revolusi industri terkini mendorong sistem otomatisasi di seluruh proses aktivitas. Teknologi internet yang semakin luas tidak hanya menghubungkan jutaan manusia di seluruh dunia, tetapi juga telah menjadi basis bagi aktivitas perindustrian, pendidikan, sosial, bahkan transaksi perdagangan. 


Kemampuannya dalam membetulkan alat komunikasi handphone (HP) sekian banyak  jenis merk baik aplikasi maupun hardware memang telah tidak bisa diragukan lagi.

Banyak HP yang bobrok berat dan telah tidak dipakai lagi oleh pemiliknya dapat ia perbaiki dan bahkan dipasarkan kembali.

Dia ialah Asti (28). Pria mempunyai nama lengkap I Dewa Gede Asti Nuyasa yang beralamat di Banjar Triwangsa Desa Siangan Gianyar ini memiliki sekian banyak  pengalaman tentang software HP.

Salah satunya yang ia unggah ialah Aplikasi Mobile JKN yang merupakan software program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Ceritanya bermula saat dirinya bermaksud guna pindah ruang belajar kepesertaan JKN-KIS.


Terlepas dari banyaknya guna JKN-KIS yang telah ia rasakan, ia menyadari bahwa pendapatan dalam usahanya tidak akan tidak jarang kali berjalan cocok dengan yang ia inginkan.

Ada masa pasang surut sehingga ketika ia tidak bisa memenuhi sejumlah kebutuhan sehari-harinya maka ia menyimpulkan untuk menata pengeluarannya, salah satunya ialah kepesertaannya di JKN-KIS.

Sebelumnya Asti dan keluarga tercatat sebagai peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) ruang belajar perawatan ruang belajar 1 dengan iuran per bulannya sebesar Rp 80.000,- per jiwa.

Saat tersebut ia hendak turun ruang belajar menjadi ruang belajar 2 dengan iuran per bulannya Rp 51.000,- per jiwa. Namun kesibukannya membuatnya belum sempat datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan. 

“Karena belum sempat datang ke kantor BPJS Kesehatan, Saya jajaki buka di web BPJS Kesehatan, kemudian saya mengejar informasi tentang software Mobile JKN. Dari sana saya mengupayakan untuk akses informasi ternyata dapat melakukan evolusi kelas, jadi saya langsung pindah dari software tersebut dari ruang belajar 1 ke ruang belajar 2, ternyata bisa.


"Dari situ pun saya penasaran dengan fitur lainnya di software ini, ternyata paling keren dan serba bisa, pasti ini bisa menguntungkan peserta JKN-KIS yang memiliki kegiatan dan tidak bisa datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan. Benar-benar praktis,” ungkap Asti.

Menurutnya usahakan software ini wajib dipunyai oleh masing-masing peserta sebab manfaatnya sungguh efektif dan efisien.

Fitur-fitur yang ada di dalamnya sudah lumayan untuk mengerjakan pengurusan administrasi mulai pendaftaran sampai perubahan-perubahan, pembayaran bahkan sampai pengaduan sekali juga dapat dilaksanakan di sana.

Ia menyadari bahwa pertumbuhan teknologi memang mesti dimanfaatkan betul guna mempermudah segala hal manusia.

“Karena manfaatnya yang menguntungkan ini saya seringkali instalkan software Mobile JKN ketika ada yang benerin HP, sekalian saya memberitahu mereka bahwa software ini akan paling bermanfaat untuk mereka. Saya bercita-cita yang saya kerjakan dapat bermanfaat untuk orang lain terutama dalam urusan program JKN-KIS. Selain guna Mobile JKN ini saya pun sudah tidak sedikit merasakan guna pelayanan kesehatan yang diserahkan program JKN-KIS untuk keluarga saya,” tutupnya.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar