Perkembangan Teknologi | Perkembangan Teknologi Lampu - PERKEMBANGAN TEKNOLOGI 2 | TECHNOLOGY

Breaking

Jumat, 12 Juli 2019

Perkembangan Teknologi | Perkembangan Teknologi Lampu


Perkembangan Teknologi | Mazda3 teranyar mengadopsi bahasa desain KODO yang lebih matang dengan tetap mewujudkan hakikat estetika Jepang. Mobil anyar ini mengekspresikan vitalitas yang lebih berlimpah dan lebih powerful daripada model dengan desain KODO sebelumnya.

Sejak kesatu kali dikenalkan pada 2003, Mazda3 sudah tejual lebih dari 6 juta unit di semua dunia, menyerahkan kegembiraan mengemudi Mazda untuk para pelanggannya di semua dunia dan menjadikan brand  Mazda semakin dikenali secara global.

Sebagai di antara model utama dalam line-up produk Mazda, Mazda3 bakal selalu menggambarkan perkembangan teranyar dalam rekayasa dan teknologi Mazda.


Sebagai model kesatu yang mengadopsi perubahan terbaru desain KODO, Mazda3 tetap memperlihatkan desain 'single motion' yang simpel dalam tampilan keseluruhan, mengindikasikan bagaimana cahaya dan bayang-bayang yang berefleksi di atas badannya menghasilkan ekspresi urgen dan mengharukan yang jauh lebih baik dikomparasikan bahasa desain sebelumnya.

Tujuan beda dari desain Mazda3 teranyar ini ialah memberikan model hatchback sentuhan desain yang lebih emosional, sedangkan pada model sedan bertujuan guna menghasilkan proporsi yang lebih elegan. Meski saling berbagi nama sebagai Mazda3, tetapi kedua model menawarkan jati diri yang berbeda.

Eksterior

Dalam merancang model Mazda3 baik hatchback maupun sedan, kedua kesebelasan pengembangan mengindikasikan tampilan yang benar-benar baru pada jati diri dan nilai-nilai yang dipunyai keduanya, dan berjuang untuk mekasimalkan pesona yang menarik pada kedua model.


Mazda3 hatchback memperlihatkan sosok yang bertenaga dan menggoda dengan pesona akan sebuah empiris berkendara yang menarik. Sebaliknya, pada Mazda3 sedan, tampilan yang sederhana, bersih dan memukau, menonjolkan kedewasaan dan kemewahan yang sempurna.

Desain lampu depan yang bertolak belakang adalahsalah satu unsur yang menunjukkan perubahan desain KODO. Sesuai dengan tema 'less is more', unsur yang tidak dibutuhkan dipangkas sehingga melulu menampilkan hakikat sebuah lampu utama.

Tampilan lampu depan Mazda3 mempunyai aksen lebih membulat, dengan melulu menampilkan tiga elemen urgen sebuah lampu yakni sumber cahaya, lensa dan dudukannya sampai-sampai menghasilkan tampilan yang bersih dan indah.

Interior

Untuk semakin menambah hubungan antara mobil dan pengemudinya, masing-masing aspek pada kokpit diposisikan simetris secara horizontal dengan pengemudi sebagai pusatnya. Di ketika yang bersamaan, masing-masing elemen dirancang untuk tidak jarang kali menghadap pengemudi.

Sesuai dengan tema 'less is more' desain seluruh elemen di dalam kabin dirancang dengan sesederhana barangkali sehingga bisa menonjolkan distrik kabin.


Hal ini menciptakan lingkungan kabin semakin nyaman yang menjadikan pengemudi dan mobilnya bisa tersambung secara natural sampai-sampai pemgemudi bisa berfokus sarat pada tugas utamanya, mengemudi.

Sebagai contoh, tombol-tombol penataan AC dan aksen di unsur depan penumpang terintegrasi mulai dari segi kanan dan kiri dengan mengekor garis desain panel instrumen sampai-sampai menghasilkan desain yang simpel dan rapi.

Beberapa unsur interior pun menunjukkan kekhasan Mazda, di desain guna menonjolkan kekayaan dan kehangatan material kulit pribumi yang digunakan. Adanya aksen-aksen lipatan dengan format dan ukuran bertolak belakang di sejumlah bagian, urusan ini membuat ekspresi yang lebih hidup.

Bagian konsol tengah dimana tas transmisi berada menemukan desain baru dengan teknologi 'two-layer molding' yang menggabungkan unsur panel hitam yang disusun dengan laser, dan dilapisi dengan lapisan jernih hitam mengkilap sampai-sampai menghasilkan kesan transparan yang dalam.

Hal ini memperkuat kesan alami Mazda3 yang sporty, berbobot | berbobot | berkualitas tinggi dan menyerahkan kebanggan untuk pemiliknya.


Interior yang berbalut bahan leather warna hitam, sedangkan warna Burgundy dikembangkan sebagai warna interior yang khusus untuk model hatchback dan material kulit ini semakin memperkuat kesan emosional dari desain eksteriornya dan mengindikasikan tampilan yang lebih dewasa.

Mazda3 pun telah mengadopsi layar lebar sebesar 8,8 inci di unsur tengah, yang menawarkan pengoperasian lebih mudah melewati tombol pusat kendali. Melalui layar ini sistem audio All-new Mazda 3 pun dikendalikan dengan 8 speaker 3-way termasuk suatu woofer guna versi standar.

Human-centric Design

Kabin All-new Mazda3 dirancang dengan filosofi human-centric kepunyaan Mazda. Tujuannya ialah untuk menjadikan pengemudi dapat merasakan pengendaraan tanpa hilang konsentrasi, sementara semua penumpangnya bisa merasa nyaman dan merasakan perjalanan.

Untuk itu, Mazda menggunakan sekian banyak  ilmu dan teknologi terkininya guna merancang posisi mengemudi, visibilitas, Human-Machine Interface (HMI), dan kualitas audio pada Mazda3.

Pengaturan posisi mengemudi lebih presisi diserahkan pengaturan kemudi telescopic yang lebih leluasa dengan ekstra pergerakan sampai 10mm. Di samping itu, lokasi duduk depan pun kini mempunyai pengaturan sudut dudukan sebagai fitur standar sampai-sampai dapat menyerahkan posisi mengemudi yang lebih ideal untuk sang supir.

Posisi tuas transmisi bergerser lebih ke depan dan naik, guna meminimalkan pergerakan tangan pengemudi dari lingkar kemudi. Posisi cup holder dicocokkan di depan tuas transmisi dan armrest tengah diperpanjang ukurannya guna menghasilkan stabilitas, fasilitas dan kenyamanan dalam pengoperasian.


Yang menarik, generasi teranyar teknologi struktur Skyactiv-Vehicle Architecture menjadikan kursi pada Mazda3 mengadopsi struktur dasar yang dirancang guna mempertahankan format alami tulang belakang.

Dudukan kursi dan sandaran belakang di unsur bawah menyokong panggul bawah, panggul atas dan paha untuk mengawal panggul tetap dalam posisi tegak.

Sementara itu, sandaran kursi unsur atas menyokong posisi terbaik guna tulang rusuk. Hal ini memungkinkan pengemudi guna dapat menstabilkan posisi kepala secara alami lumayan dengan menggeser panggul dan tulang belakangnya guna menjaga ekuilibrium tanpa butuh upaya yang besar.

Pengendaraan

Sebagaimana halnya model-model Mazda lainnya, Mazda merancang All-new Mazda3 dengan pengendaraan yang mempunyai rasa yang menyatu antara mobil dengan sang pengendara (Jinba Ittai).

Lebih jauh lagi pada Mazda3 ini Mazda mengembangkan teknologi Skyactiv-nya dengan teknologi baru yang lebih mendekatkan lagi tingkatan human-centric sampai-sampai sang pengemudi bisa menikmati kesukaan berkendara yang lebih alami lagi.

Di Indonesia Mazda3 yag dijual mengadopsi mesin berbahan bakar bensin SKYACTIV-G 2,0 liter teranyar yang sudah mendapatkan pengembangan teknologi.

Mesin ini menemukan optimalisasi pada unsur intake port dan format piston, split fuel injection dan katup pendingin guna menghasilkan tingkatan yang lebih baik pada performa dinamis, efisiensi bahan bakar dan keramahan lingkungan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar