Perkembangan Teknologi | Perkembangan Teknologi Masa Depan - PERKEMBANGAN TEKNOLOGI 2 | TECHNOLOGY

Breaking

Sabtu, 13 Juli 2019

Perkembangan Teknologi | Perkembangan Teknologi Masa Depan


Ilustrasi barista membuat kopi

Perkembangan Teknologi | Beberapa tahun belakangan, tren konsumsi kopi di Indonesia sedang berkembang pesat. Kegiatan minum kopi pun saat ini sudah berkembang menjadi gaya hidup masyarakat. Tak melulu penghilang rasa kantuk, kopi pun dimanfaatkan sebagai sarana bercengkrama dengan kawan, sampai menemani saat bekerja. 

Dikutip dari Kompas.com, Jumat (10/11/2017), pemerhati gaya hidup dan makanan Kevindra Soemantri mengatakan, penambahan tren mengonsumsi minuman berkafein ini dapat dilihat semenjak 2014. Seiring dengan penambahan konsumsi itu, kelaziman nongkrong di kedai kopi juga turut berkembang. Saat ini kedai-kedai kopi kekinian tumbuh semakin banyak dan bisa dengan gampang ditemukan di sekian banyak  kota di Indonesia. 


Dengan situasi tersebut, tak heran andai tingkat konsumsi kopi Indonesia terus merasakan peningkatan. Berdasarkan Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Kementerian Pertanian, konsumsi kopi nasional pada 2016 menjangkau sekitar 249. 800 ton. Pada 2018, angkanya tumbuh menjadi 314.400 ton. Ke depannya konsumsi kopi Indonesia ditebak terus tumbuh rata-rata sebesar 8,22 persen per tahunnya. 

Kemudian pada 2021, konsumsi kopi ditebak mencapai angka 370.000 ton. Terus bertambahnya angka konsumsi kopi di Indonesia tersebut tentunya bisa menjadi angin segar untuk para pengusaha kopi di Indonesia. Meski begitu, semua pengusaha kopi jangan lengah dalam menjalankan bisnisnya. Mereka mesti dapat memenuhi permintaan kopi yang kian meningkat, serta konsisten menyajikan kopi kualitas terbaik supaya tetap digemari konsumen. 

Salah satu caranya, pengusaha bisa memanfaatkan pertumbuhan teknologi untuk menyokong bisnis mereka. Dalam bisnis kopi, penerapan teknologi tak melulu terbatas pada proses pemesanan dan pembayaran, laksana yang tidak sedikit diterapkan saat ini. Teknologi pun dapat diterapkan dalam proses pengolahan biji kopi. Berto Coffee Roaster, misalnya. 

Perusahaan coffee roaster yang berdiri semenjak 1984 ini, sudah memanfaatkan teknologi untuk menambah produksi kopi mereka. Sejak mula berdiri sampai saat ini Berto konsentrasi untuk memproduksi mesin roasting kopi. Namun, seiring dengan pertumbuhan zaman, Berto mulai mengembangkan mesin roasting kopi mereka. 


Teknologi automasi Mesin kopi konvensional mereka ubah menjadi lebih canggih dengan menambahkan teknologi automasi. Tujuannya, memudahkan operator dan meyakinkan hasil dari biji kopi yang disangrai tidak jarang kali konsisten. Berto menambahkan sejumlah teknologi pada mesin roaster-nya, laksana Programmable Logic Control Modicon M221, Human Machine Interface Magelis GXU Series, dan Variable Speed Drive ALTIVAR 320.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar