Perkembangan Teknologi | Perkembangan Teknologi Masa Kini - PERKEMBANGAN TEKNOLOGI 2 | TECHNOLOGY

Breaking

Senin, 22 Juli 2019

Perkembangan Teknologi | Perkembangan Teknologi Masa Kini




Perkembangan Teknologi |  Belakangan ini, industri kopi di Indonesia makin menggeliat. Hal tersebut ditandai dengan menjamurnya coffee shop di sekian banyak  penjuru Tanah Air.

Melihat gejala itu, Kumala Home and Kitchen (KHK) dengan rekannya, Cikopi.com, menggelar pengiriman kopi di sejumlah kota di Pulau Jawa dan Pulau Bali. Setidaknya terdapat enam kota yang bakal dikunjungi oleh gelaran yang bertema “Celebrating Indonesia's Coffee Landscape: What's Next for Indonesia's Coffee Industry?” itu. Empat kota itu merupakan Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Malang, dan Bali . Rangkaian ini akan dilangsungkan hingga 1 Agustus 2019.

Terdapat beragam kegiatan menarik dalam acara ini, tergolong diskusi sekaligus bertemu dengan semua pegiat bisnis dan industri kopi, pun para penyuka kopi sejati. Para penceramah yang muncul dalam acara ini amat pelbagai dengan empiris di bidang kopi yang mumpuni.

Mereka ialah Toni Wahid pendiri Cikopi.com, Adi Taroepratjeka dari Coffee Guru Indonesia, Aga Muhammad dari Indonesia Barista Champion 2018, Daroe Handojo dari Juragan Paberik Kopi Upnormal Roasters, dan Ucok Silitonga dari Dailyroutine Coffee Bandung.


Acara ini akan diberikan panduan oleh Ronald Prasanto yang adalahsalah satu molecular gastronomist yang dikenal dari sejumlah orang yang terdapat di Indonesia. Ronald pun adalahcoffee expert, dan pendiri Ron's Laboratory.

Berdasarkan keterangan dari Ron, di masa mendatang industri kopi lokal bakal semakin dikendalikan oleh teknologi. "Lebih dekat ke costumer, practical, afordable," katanya saat didatangi di 5758 Coffee Lab Bandung, akhir pekan lalu.

Dia pun optimistis kopi lokal Indonesia mampu berlomba dengan kopi mancanegara bilamana disertai sokongan pemerintah yang dapat dan mau menolong petani sampai pelaku industri kopi lokal dari segi marketing.

Terkait penyajian kopi, untuk Ron, menciptakan kopi yang menggugah selera pasti saja menjadi urusan yang penting. "Tapi di masa kini, lengkapnya ialah adanya sinergitas antara packaging yang simple, mudah diminum, dan tetap dapat mempertahankan kualitas kopi," katanya.

Sementara itu, Yenny Kusuma Hendra dari KHK) elihat kesempatan dalam pertumbuhan industri food and beverage dengan produk-produk tableware yang duratif (durable). 


"Industri kopi memerlukan alat perangkat yang durable dan reliable, tergolong di dalamnya gelas. Itulah yang kami sediakan di Duralex. Dengan meluangkan peralatan yang tercipta dari 100% tempered glass dan thermal shock , pasti menjadi opsi tepat untuk industri kopi. Penggunaan Duralex akan menolong mereka menjalankan bisnis dengan tepat guna dengan ongkos operasional yang efisien," kata Yenny di peluang yang sama.

KHK sebagai perusahaan home dan kitchen solution menyaksikan industri kopi sebagai di antara pemangku kepentingan yang strategis. "Perkembangan industri kopi yang pesat di Indonesia pasti perlu dibuntuti dengan sokongan dari sektor home and kitchen appliences yang proper dan berkesinambungan," tambahnya.

Dia menambahkan ketika ini Duralex tidak sedikit diserap sejumlah 60% guna sektor hotel, restoran, dan kafe (horeka), sedangkan sisanya diserap oleh konsumen individual. "Sejak tahun 2012, KHK sudah membawa 1 juta pieces produk Duralex. Dan jumlah bisnis F&B yang memakai produk Duralex ialah kurang lebih 3.000 unit usaha," kata Yenny.

Baca juga : Menjelang era revolusi industri 4.0, ketahui dulu apa itu IoT!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar