Perkembangan Teknologi | Perkembangan Teknologi Indonesia Terbaru 2019 - PERKEMBANGAN TEKNOLOGI 2 | TECHNOLOGY

Breaking

Jumat, 19 Juli 2019

Perkembangan Teknologi | Perkembangan Teknologi Indonesia Terbaru 2019


Perkembangan Teknologi Indonesia Terbaru 2019adalah kegiatan ekonomi yang terkait dengan pembuatan atau penggunaan pengetahuan informasi. Industri kreatif di Indonesia dapat dianggap sebagai industri yang dipersonalisasi atau ekonomi kreatif.

Untuk membuat ekosistem industri dan mencakup semua pemangku kepentingan di industri game online, kini ada Asosiasi Olahraga Permainan Video Indonesia (AVGI).

Seperti kita ketahui, pertumbuhan teknologi dan informasi telah berkontribusi besar dalam menumbuhkan cara hidup dan merangsang peradaban industri permainan dan olahraga elektronik.
Menurut laporan yang diterbitkan oleh Newzoo, pada tahun 2019, nilai pasar game global akan mencapai 152 miliar USD (sekitar 2,15 miliar rupee), meningkat 9,6% dari tahun sebelumnya. Situasi ini juga terjadi di Indonesia dengan jumlah statistik pemain yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

Perkembangan Teknologi Indonesia Terbaru 2019

Dalam laporan pasar game global, Indonesia menempati urutan ke 17 di antara negara-negara dengan pendapatan game tertinggi di dunia dan mencapai US $ 941 juta (sekitar ID 13 miliar) pada Januari 2019.

"Mari kita berharap bahwa AVGI dapat memicu antusiasme industri e-sports Indonesia," kata Anggota Dewan Penasihat AVGI Pradbra Indraputra dalam pidato yang disampaikan saat penunjukan tim manajemen AVGI Jakarta. , Selasa, 16 Juli 2019.

Pria itu, yang akrab disapa Dana, berharap bahwa pemerintah akan lebih peduli dan mendengarkan industri kreatif yang tidak ada di tangan milenium. "Terima kasih kepada Presiden Jokowi, yang telah membina ekosistem industri kreatif, yang peringkatnya dalam e-sport dalam arah stabilitas dan pertumbuhan yang cepat di Indonesia," lanjut Dana.

Sumadi. "AVGI diundang untuk mengembangkan ekosistem sektor e-sport," kata Rudiantara sebelum peresmian dewan direksi AVGI.

Mengenai ekosistem industri olahraga elektronik di Indonesia, presiden umum AVGI, Kardinal Rob Clinton, mengakui bahwa masalah ini belum berkembang dengan baik.

Meskipun, menurut informasi yang diberikan oleh Rob, Indonesia menempati urutan ke 17 di industri olahraga online. Untuk alasan ini, sektor olahraga elektronik di Indonesia masih memerlukan persiapan untuk standardisasi, benchmarking, dan regulasi.
"Berbagai aspek ini, khususnya peraturan, sangat penting karena, selain dapat berkontribusi pada pengembangan industri e-sport, semua pemain dan atlet olahraga elektronik dapat memotivasi semua pelaku olahraga elektronik untuk melanjutkan untuk unggul dalam membawa nama Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi, "kata Clinton.

Angki Trijaka, Sekretaris Jenderal AVGI, mengungkapkan bahwa AVGI telah diungkapkan kepada publik, terutama untuk pemain dan aktivis e-sport yang bertekad untuk berkontribusi pada pengembangan olahraga elektronik di Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar